Menu Baru Web PWS Medan

Bergabunglah dengan Paguyuban Wargi Sunda versi FaceBook , dapatkan info PWS terbaru , Jangan lupa DOWNLOAD File berbentuk Powerpoint ( pps ) dari web ini , dan semuanya tentu saja Gratis untuk anggota dan pembaca setia Web PWS - Medan , Haturnuhun
Myspace tweaks at TweakYourPage.com

Kamis, 07 Agustus 2008

CEULEUKEUTEUK


KEPUTIHAN

Utad: "Nu loba kabingung jeung kahariwang mah, ukur awéwé!"

Ated: "Na kumaha kitu?"

Utad: "Pék wé bandungan. Mun beungeut rumeuk, maké pemutih, leungeun, suku jeung pingping katempona rumeuk, buru-buru maké pemutih!"

Ated: "Teruss!"

Utad: "Heueuh, mun geus loba keputihan, bingung sorangan pan!"

Ated ukur kerung.

Abah Téa

Rabu, 06 Agustus 2008

Rumah Orang Bijak dan Rumah Orang Bebal


Pada suatu hari, ada dua orang yang baru mendapatkan uang untuk membangun rumah. Dengan segera, keduanya pun mencari lahan untuk membangun.

Orang yang pertama adalah orang yang bijak dan ia membeli lahan di atas batu karang. Ia menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk membangun rumahnya.

Orang yang kedua adalah orang yang bebal dan ia membeli lahan di atas pasir. Dengan waktu cepat, ia sudah selesai membangun rumahnya.
Si orang bebal pun melintasi lahan orang bijak dimana ia masih bersusah payah membangun rumahnya.

Kata si orang bebal kepada orang bijak,
Betapa bodohnya kamu, membangun rumah di atas batu karang. Lihat, sampai sekarang kamu belum selesai membangunnya.”

Si orang bijak tidak berkata apa-apa dan terus membangun.Beberapa tahun kemudian, rumah orang bijak pun selesai dibangun. Rumah itu berdiri dengan kokoh di atas fondasi batu karang.

Tak lama setelah itu, datanglah hujan badai yang besar dengan angin yang berhembus dengan kencang dan menghantam rumah tersebut.
Tetapi rumah si orang bijak tetap berdiri dengan kokoh karena dibangun di atas fondasi batu karang yang kuat.

Hujan angin badai yang sama pun menghantam rumah orang bebal di atas pasir dan karena fondasinya yang kurang kuat di atas pasir, maka rumah itu pun segera runtuh dan si orang bebal kehilangan seluruh rumah dan harta bendanya.

Si orang bebal pun menyesali kegegabahannya dalam membangun rumah. Ia berkata,
Seandainya aku tidak terburu-buru dan gegabah dalam membangun rumah, mungkin rumahku masih berdiri kokoh seperti rumah si orang bijak di atas batu karang.”

Oleh karena itu, jangan terburu-buru dan gegabah dalam merencanakan sesuatu.
Apapun yang dibangun dengan fondasi yang kuat akan bisa bertahan melawan berbagai macam kesusahan.

10 Kesalahpahaman Tentang Sukses


Kesalahpahaman 1
Beberapa orang tidak bisa sukses karena latar belakang, pendidikan, dan lain-lain.Padahal, setiap orang dapat meraih keberhasilan.Ini hanya bagaimana mereka menginginkannya, kemudian melakukan sesuatu untuk mencapainya.

Kesalahpahaman 2
Orang-orang yang sukses tidak melakukan kesalahan.Padahal, orang-orang sukses itu justru melakukan kesalahan sebagaimana kita semua pernah lakukan Namun, mereka tidak melakukan kesalahan itu untuk kedua kalinya.

Kesalahpahaman 3
Agar sukses, kita harus bekerja lebih dari 60 jam (70, 80, 90…) seminggu.Padahal, persoalannya bukan terletak pada lamanya anda bekerja.Tetapi bagaimana anda dapat melakukan sesuatu yang benar.

Kesalahpahaman 4
Anda hanya bisa sukses bila bermain sesuatu dengan aturan.Padahal, siapakah yang membuat aturan itu? Setiap situasi membutuhkan cara yang berbeda. Kadang-kadang kita memang harus mengikuti aturan, tetapi di saat lain andalah yang membuat aturan itu.

Kesalahpahaman 5
Jika anda selalu meminta bantuan, anda tidak sukses.Padahal, sukses jarang sekali terjadi di saat-saat vakum.Justru, dengan mengakui dan menghargai bantuan orang lain dapat membantu keberhasilan anda. Dan, sesungguhnya ada banyak sekali orang semacam itu.

Kesalahpahaman 6
Diperlukan banyak keberuntungan untuk sukses.Padahal, hanya dibutuhkan sedikit keberuntungan.Namun, diperlukan banyak kerja keras, kecerdasan, pengetahuan, dan penerapan.

Kesalahpahaman 7
Sukses adalah bila anda mendapatkan banyak uang.Padahal, uang hanya satu saja dari begitu banyak keuntungan yang diberikan oleh kesuksesan. Uang pun bukan jaminan kesuksesan anda.

Kesalahpahaman 8
Sukses adalah bila semua orang mengakuinya.Padahal, anda mungkin dapat meraih lebih banyak orang dan pengakuan dari orang lain atas apa yang anda lakukan. Tetapi, meskipun hanya anda sendiri yang mengetahuinya, anda tetaplah sukses.

Kesalahpahaman 9
Sukses adalah tujuan.Padahal, sukses lebih dari sekedar anda bisa meraih tujuan dan goal anda.Katakan bahwa anda menginginkan keberhasilan, maka ajukan pertanyaan “atas hal apa?”

Kesalahpahaman 10
Saya sukses bila kesulitan saya berakhir.Padahal, anda mungkin sukses, tapi anda bukan Tuhan.Anda tetap harus melalui jalan yang naik turun sebagaimana anda alami di masa-masa lalu.


Nikmati saja apa yang telah anda raih dan hidup setiap hari sebagaimana adanya.

(diadaptasi dari “The Top 10 Misconceptions About Success”, Jim M. Allen.CoachJim.com)

CEULEUKEUTEUK


Bu Isma jeung Bapana Anto

DINA hiji peuting, Bu Isma --guru SMU—kasumpingan tamu anu parantos sepuh.
Éta sepuh téh ngankenna mah bapana Anto , murid Bu Isma nu teu naék kelas.
"Badé aya pikersaeun naon Bapa sumping ka rorompok téh?" saur Bu Isma mani rengkuh.

"Manawi ieu téh..., perkawis pun anak, Anto " témbal éta sepuh teu kirang rengkuhna.

"Euh, janten Bapa téh henteu nampi nyah pédah Anto teu naék kelas?!" saur Bu Isma, ayeuna mah rada teugeug nyariosna

"Is, sanés!" témbal éta sepuh, angger rengkuh.

"Justru Bapa téh badé nganuhunkeun ka Bu Guru wiréh pun anak henteu dinaék-kelaskeun. Bapa téh tos jangji ka pun anak, saupami naék kelas, Bapa badé maggaleuhkeun motor nu hargina kawilang awis pisan...", sor bungkusan bungbuahan dipasihkeun ka ibu Isma

Abah Téa.

Selasa, 05 Agustus 2008

Komentar : Jalan Bareng PWS




Sampurasun !

Euleuh-euleuh resep pisan sigana nya.
Kacipta ku Abah, barudak ngarojay kukucibekan dina walungan anu masih kénéh asri.
Hanjakal Abah teu bisa ngiluan nya.
Da di Jawa Barat mah wayah kiwari sigana mah geus carang walungan anu beresih caina, komo di dayeuh mah.
Alus tah acara téh, sing sering-sering diayakeunana.
Sing saréhat nya.

Du’a ti Abah Téa.


Leureus Abah, di Jawa Barat mah tos rada sesah milarian walungan anu masih bersih sareung asrimah..
makanya....iraha atuh abah ameungan ka Medan..
Nuhun Abah tina Do'ana.
Salam baktos,
Dedi Mulyadi
PWS Medan
Kang Dedi,

Kalau liat foto ini, kayanya enak kali.
Apa yang lagi diliat ? Sungai ? Atau ingeut lembur ?
Ah, Si Akang kamana wae meni sesah pendak sareng jalmi nu sibukmah.....milarian artosteh tong kamalinaan atuh Akang.
Itu baru lihat foto Kang, upami kanyataannamah mani asri nan indah....leures kang emut kan Garut lembur Urang.
Kapayunan mungkin PWS, supados lebih akrab lagi....tiasa diagendakeun acara jalan jalan, tapi biayanya kecil sareung tempatna teu patos teubih.
Salam Sukses,
DediMulyadi

Kang djodi, bagus banget tempatnya, suasananya.
Yang paling ngiri. Asap ngepul durukan lauk. eeeem enak kali.

Maaf kemarin nggak bisa datang, baru datang dari Bandung.
Selamat daaah, semoga dilain waktu bisa ikutan.

Asep Tatang
Wah memang bagus sekali tempatnya Kang , kebetulan jembatan gantungnya ngga sempat di photo , dan yang penting tempatnya dekat sekali dengan rumah kita di Johor , cuma 30 menit udah Sampai . . . .

Haturnuhun
Djodi

Munajat Hari Ini

Ya Allah ya Tuhanku,

Kubur hak, akhirat hak, surga hak dan neraka hak.
Tidak Engkau ciptakan semua itu kecuali untuk suatu maksud yang besar dan agung.

Engkau telah menetapkan bahwa siapa saja yang datang ke dunia maka dia mesti meninggalkannya kembali.

Setiap yang hidup di dunia pasti akan mati.
Lalu Engkau membebaskan siapa saja untuk berbuat sesuka hati sekaligus dengan memberi peringatan bahwa kehidupan dunia adalah permainan belaka.

Engkau memberi dua pilihan, kenikmatan surga tiada tara bagi yang sukses dan kesengsaraan neraka tiada batas bagi yang gagal.

Subhanakallahumma wa bihamdika, asyhadu alla ilaha illa anta waastaghfiruka wa atubu ilayka,

Amin.

Senin, 04 Agustus 2008

Jalan Bareng PWS - Medan

Kapan terakhir anda mandi disungai ?

Pertanyaan ini mungkin menggelitik anda , terutama mereka yang punya masa kecil di daerah pedesaan.

Demikian pula yang terjadi pada saya kemarin saat ikut “ Jalan Bareng PWS " ( Paguyuban Wargi Sunda – Medan ), minggu 03 Agustus 2008 “ dalam rangka pembubaran panitya Khitanan masaal PWS kedaerah rekreasi BITRA di kawasan Sayum Sabah – Sembahe – Medan.



Terpesona dengan keindahan lokasi saat baru pertama tiba

Betapa tidak hanya berjarak 35 menit dari rumah dikawasan Johor kota Medan terdapat suatu lokasi wisata yang sangat alami , persis dengan suasana kampung halaman saya di desa Karang Kancana – Luragung , Kuningan – Jawa Barat.

Ditempat yang menjadi tempat berkumpulnya anggota komunitas Warga Sunda di Medan kemarin . mengalir sungai yang sangat jernih yang bermata air lamgsung dari Pegunungan Brastagi – Tanah Karo yang mengingatkan seluruh rombungan dengan panorama kampung halaman di Jawa Barat.


Airnya jernih , bersih , dangkal dan aman untuk anak - anak
Acaranya sendiri yelah dipublikasikan ke anggota PWS via telepon dan website PWS beberapa waktu yang lalu dan mendapat sambutan positif dari anggota.
Tidak kurang dari sekitar 25 keluarga ikut bergabung.

Starting point dimulai dengan kumpul bersama di rumah Kordinator Acara , Kang Dedy Mulyadi dikawasan Taman Eka Surya – Johor.

Lokasinya rimbun dengan tanaman buah dan kebun

Rencananya sendiri di rencanakan berangkat pada pk. 08.00 WIB , namun karena WIB nya singkatan dari Waktu Iraha Bae , da akhirnya rombongan baru serentak berangkat pada pk. 09.30 WIB ( Waktu Indo. Barat ).

Ada dua akses jalan yang dapat ditempuh menuju ke tempat ini :
Pertama , liwat jalur Jl. Karya Jaya yang ujungnya mulai dari Jl. Kompleks TNI AU dari arah Bandara kearah Namorambe.
Jika ada yang ingat acara pengajian di Bakso Wonogirinya Kang Arman , nah dari situ terus kearah dalam.
Jalannya relatif bagus , sepi dan penuh panorama pedesaan.
Jalur Kedua via jalan menuju Brastagi , sebelum sampai jembatan Sembahe , kira - kira 300 meter belok ke kiri , nah lokasi ini cuma tinggal 3 menit perjalanan dari situ.
Disarankan sih lebih enak liwat alternatif pertama.
Persiapan Bakar Ikan

Saat masuk lokasi kita sudah disambut dengan naik jembatan gantung sepanjang 50 meter yang menghubungkan lokasi dengan jalan raya.
Selain dengan lokasi sungai yang cantik dan bersih , lokasi ini diperlengkapi dengan Guest House , Ruang Meeting dan Kolam Pancing.


Asap mulai mengebul , aroma ikan mulai tercium , baraya mulai berkumpul . . .
Pertemuan PWS kali ini pun terasa lebih hangat , akrab dan kental sekali nyunda nya , mungkin faktor lokasi , suasana serta busana yang casual turut membantu suasana yang sangat kekeluargaan ini.
Dalam lokasi terdapat beberapa tempat " ngariung " yang berupa tenda dan saung dengan kapasitas sampai 100 orang dengan letak langsung di tepi sungai.

Bakar ikan langsung ditepi sungai yang cantik.

Tanpa protokoler acarapun digelar dengan langsung membakar ikan yang telah disediakan.
Tak kurang Kang Ustad Topik pun turun tangan ikut membakar ikan


Parade makan ikan bakar PWS , Kang Asep Sy mah asyik weh bakar ikan
Beberapa rekan PWS rupanya sudah " tidak tahan " mengenang masa kecil nya waktu mandi sungai , selesai makan siang tanpa sungkan - sungkan langsung " ngojay " bersama . . . .

Ngariung bersama keluarga saat makan siang di "saung " lokasi tepat dipinggir sungai

Beberapa " anggota baru " PWS yang bergabung sangat terkesan dengan acara ini , dan berharap agar pertemuan ini tetap terus diadakan dan dipertahankan untuk memperkuat silaturahni wargi Sunda di Medan


Menyatu dengan alam . . . shalat berjamah

Acara diakhiri dengan doa bersama oleh Ustad Topik , sebelum kembali kerumah dengan kenangan indah pada pertemuan kali ini

Salam
PWS Medan

Sabtu, 02 Agustus 2008

Allohu Akbar, Teriakan Histeris Pilot Adam Air, Rekaman CVR Black Box Adam Air

Keluarga Kang Djodi saat turun dari Adam Air di Polonia - Medan

Ada yang lebih menyayat hati dengan apa yang kebetulan saya temukandi di internet pagi ini, Rekaman CVR Black Box Adam Air’ yang hilang di laut dan tak meninggalkan seseorang pun untuk bercerita kepada khalayak.

Sungguh menyayat hati! Saya tak kuasa membayangkan suasana histris dalam pesawat, kalo Pilot dan Copilot saja sehisteris itu, bagaimana dengan penumpangnya?! … Innalillaahi Wainnailaihi Roji’uunnn ..

Sekedar temen-temen ketahui, Blackbox, peralatan kunci yang dijadikan rujukan analisis penyebab kecelakaan pesawat terdiri dari dua bagian (Ini sih, kata dosen guwe dulu waktu kuliah di sekolah penerbangan dulu ) :

FDR (Flight Data Recorder), yang merekam kondisi penerbangan: ketinggian, kecepatan, temperatur, and so on …

CVR (Cocpit Voice Recorder), yang merekam pembicaraan pilot dan copilot.

Nah,.. kalo rekan-rekan kepingin tahu seberapa histeris kondisi saat itu, silakan download file-nya disini. Link ini saya peroleh dari salah satu postingan di interet .

Oh ya … rekaman tersebut sudah di-MP3-kan. Ukuran file 2,3MB. Download dari Rapidshare,..


BTW,… heran juga ya kumaha file ini bisa ada yg upload ke Rapdishare … ???
Oleh karena itu, postingan ini tidak untuk dijadikan rujukan kebenaran dalam kejadian kecelakaan Adam Air tersebut.

Bagi yang menginginkan kebenaran yg lebih dekat, tentunya rekaman ini harus di croscek dengan FDR (Flight Data Recorder). Secara logik, harus saling memberikan kebenaran yang sejalan.

Misal: kalo menurut rekaman suara itu pesawat ’sepertinya’ jatuh menghempas, maka harus ada rekaman ketinggian pesawat yg menurun tajam. Sebaliknya, kalo meledak di udara, pasti rekaman akhir data ketiggiannya pada posisi ketiggian.

Regards
PWS Medan

Jumat, 01 Agustus 2008

Vote Mati for Ryan. (in Islam Perspective)


Humf…its cool but crazy, sejauh ini Ryan diduga sudah menghilangkan nyawa sepuluh orang manusia atau mungkin lebih dengan cara-cara yang sadis dan menyenangkan versi Ryan tentunya, saya serasa nonton Unsolved Mysterious acara fave waktu kecil mash di TVRI, pembunuhan berantai karena mempunyai pola dan motif yang hampir serupa, tak jauh-jauh dari rasa jeolus, jengkel dan perampokan

Apa betul dirimu itu Psychopat dan kalo iya dalam level mana yak, pastinya banyak orang juga yang penasaran kan, orang macam apa dan bagaimana dirimu. Adakah yang tahu kira-kira dia termasuk taraf psikopat level apa, coba kita banding-bandingkan dari batasan-batasan di bawah ini?

1. Primary Psychopath : psikopat yang paling ringan, mereka masih punya rasa takut yang menjadikan kendali agar psikopatnya tidak semakin parah.

2. Secondary Psychopath adalah lebih parah dari primary, mereka lebih berani terhadap resiko terkena hukuman

3. Distempered Psychopath, psikopat parah tingkat ketiga, mereka orangnya mudah marah dan meledak-ledak.

4. Charismatic Psychopath ini sepertinya sudah jelas, psikopat yg paling berbahaya karena mereka berkharisma, pintar, dan pandai mempengaruhi orang yang cenderung untuk memanipulasi orang lain.

Dan apakah betul Ryan ini sangat memenuhi ciri-ciri psikopat (terlepas diri homo atau bukan, karena psikopat bukan hanya milik kaum homo), siapa saja bisa terkategori di dalamnya jika memenuhi ciri-ciri ini:

1. Egocentris, hanya mementingkan keinginan & kesenangan diri sendiri.
2. No Empathy, memotong binatang & manusia ga ada bedanya.
3. Agresif

4. Emosional
5. Fitnah & dusta adalah makanannya sehari. Diversifikasi pangan nih
6. Umumnya antisosial.

7. Tidak memiliki rasa takut & cenderung meremehkan sesuatu. Biasanya dlm keadaan takut reaksi jantung kita berdetak kencang, keringat dingin, gemetar, bingung, dll. Kalo psikopat malah sebaliknya, dingin, tenang & cuek. *diam-diam ngajedog tea meureun*
8. Impulsif.
9. Tricky/licik.

10. So easy to breaking the law/rulue alias melanggar hukum.
11. Kepribadian Machiavellianisme, mengeksploitasi orang yg tidak memiliki potensi balas dendam.
12. Tdk bisa konsentrasi and and focus terhadap dalam satu pekerjaan or minat.

Rasanya gak penting dia pshyco atau bukan yang jelas faktanya dia ga gila dalam arti hilang akal, terus homoseksual dan melakukan pembunuhan dengan tanpa rasa bersalah, betul-netul dinikmati kayaknya, yang gw denger dia nganggapnya kayak bunuh ayam aja tuh saat memotong-motong, mencincang dan memultilasi korban2nya.

Dan karena dia muslim maka ga salah dong gw ingin tahu bagaimana orang seperti Ryan mesti diperlakukan dalam perspektif Islam. Ya maksudnya gimana sih punishment dalam Islam untuk orang kayak Sang Maestro pembunuh - Ryan…

So ternyata dalam sistem persanksian (uqubat) Islam maka perbuatan homoseksualnya ini termasuk dalam bagian hudud yaitu sanksi-sanksi atas kemaksiatan/kejahatan yang telah ditetapkan aturan/kadarnya dan menjadi hak Allah untuk menentukan hukumannya.
Dinamakan hudud karena umumnya mencegah orang berbuat maksiat/kejahatan, untuk tidak kembali kepada kemaksiatan yang telah ditetapkan hadnya. Dalam masalah hudud, tidak ada pemaafan baik dari hakim ataupun terdakwa. Karena hudud adalah hak Allah. Tidak seorangpun yang berhak menggugurkannya dalam kondisi apapun.

Hukuman yang diberikan ini biasanya berupa hukuman mati, jenis eksekusinya ya tergantung hakim…mungkin bisa digantung atau diapakan gitu yang penting mati..alias out of life.

Hukum orang yang membunuh dengan sengaja (tanpa alasan syar’i) adalah dibunuh. Yaitu qishash bagi pelakunya, maksudnya ya kalau membunuh harus dibunuh lagi dengan catatan jika orang tua/wali korban tidak memaafkan.. Tetapi bila dimaafkan, maka si pembunuh harus membayar semacam denda (diyat) kepada orangtua korban.

As muslim tentu siapapun layak meyakini hukum-hukumnya meski realitasnya tidak dapat dilakukan, ya bahasan ini untuk saat ini ditriggerkan sebagai pengetahuan dan pemahaman.
Allah SWT telah menjelaskan dalam QS al Baqarah: 179:

Wa lakum fil qishaashi hayaatun yaa uulil albaab. La’allakum tattaquun: Dan dalam (hukum) qishash itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu hai orang-orang yang berakal, supaya kamu bertaqwa.

Maksudnya, disyariatkannya hukum qishash bagi kalian -yakni membunuh si pembunuh-terdapat hikmah yang sangat besar yaitu menjaga jiwa. Sebab jika si pembunuh mengetahui akan dibunuh lagi, maka ia akan takut untuk melakukan pembunuhan. Itulah sebabnya dalam qishash ada jaminan hidup bagi jiwa si pembunuh.

Nah jelas kayaknya, Si “crazy” Ryan ini tidak bisa tidak emang harus dikasih hukuman mati bahkan mungkin mestinya punya 9 nyawa kayak kucing atau lebih karena dia mesti dieksikusi 1 kali untuk perbuatan homoseksual dan 10 atau lebih untuk kasus pembunuhan.

Esensi Hukuman dalam Islam

Satu catatan penting tentang pemberian hukuman dalam Islam adalah bahwa Hukuman ini punya dua fungsi.

Yaitu pertama jawazir: mencegah kejahatan yang lebih besar. Penerapan hukuman akan membawa rasa takut bagi yang melihatnya bahkan untuk orang-orang yang lemah iman dan ketaqwaannya pun pasti takut untuk melakukan kejahatan.

Kita biasa mengatakannya sebagai efek jera. Dengan demikian, ketentraman masyarakat akan terjaga. “Insya Alloh”.

Kedua jawabir, penebus bagi pelaku. Artinya, hukuman itu juga sebagai penebus dosa-dosa pelaku, artinya dosanya akan terampuni dan ia tidak akan dituntut lagi di akhirat.

Sanksi akhirat bagi seorang muslim akan gugur oleh sanksi yang dijatuhkan negara di dunia. Inilah yang menyebabkan jika kondisi kaum muslimin berada dalam tingkat ketaqwaan tinggi, maka hukuman tidak akan banyak dijatuhkan. Adapun bagi yang melanggar, mereka sangat ingin segera dihukum agar dosanya tertebus.

Jadi dihukumi dalam hukuman islam itu ga rugi yak, sakit dan malu di dunia tapi insya Alloh seneng di akhirat kelak coz ga perlu double punishment. Siapa yang bisa jamin pemberian hukuman diluar sistem Tuhan bakal nebus dosa lu di akhirat kelak. “I dont think So”

Munajat Hari Ini


Ya Allah ya Tuhanku,

Engkau menciptakan manusia.
Ada lelaki ada perempuan.
Engkau menjadikan perempuan berbeda dari lelaki dan lelaki berbeda dariperempuan.

Meskipun mirip, keduanya tidak sama.
Yang satu dapat mengandung, melahirkan dan menyusui anak, yang satu lagi tidak.
Sememangnya tidak banyak yang aku ketahui tentang rahasia penciptaan lelaki dan perempuan selain yang Engkau kabarkan.

Dengan menikah lelaki dan perempuan telah menyempurnakan separuh agamanya.
Dengan mendirikan rumah tangga mereka bergerak di jalan untuk menyempurnakan yang separuhnya lagi.

Subhanakallahumma wa bihamdika, asyhadu alla ilaha illa anta waastaghfiruka wa atubu ilayka, amin.