Menu Baru Web PWS Medan

Bergabunglah dengan Paguyuban Wargi Sunda versi FaceBook , dapatkan info PWS terbaru , Jangan lupa DOWNLOAD File berbentuk Powerpoint ( pps ) dari web ini , dan semuanya tentu saja Gratis untuk anggota dan pembaca setia Web PWS - Medan , Haturnuhun
Myspace tweaks at TweakYourPage.com

Selasa, 22 Januari 2008

Benda Yang Tidak Kita Bawa Ke Dunia Ini


" Ketika lahir, kita tidak membawa apapun ke dunia ini; dan ketika meninggal pun, kita tidak bisa membawa apapun pergi. "

Arti dan makna kata - kata bijak ini ingin menasihati, menyadarkan kita agar tidak hanya fokus kepada uang dan kekayaan semata, apalagi menganggapnya sebagai segala-galanya. Dengan demikian ketika kita kehilangan uang, harta benda, tidak akan terkungkung dalam kesedihan dan penderitaan. Karena ketika lahir, kita tidak membawanya ke dunia ini, maka apa pun yang bisa kita capai dan peroleh pada waktu yang lalu, pasti bisa didapatkan kembali pada saat ini maupun pada masa-masa yang akan datang.

Kita mesti menyadari masih ada kekayaan lain yang lebih berharga, lebih bernilai dan lebih permanen yang justru bisa digunakan untuk mencari uang itu sendiri, seperti amal ibadah , kesehatan, keahlian, dan semangat.

Cerita:

Alkisah seorang pria setengah baya yang mengalami stress berat dan hampir bunuh diri karena bisnisnya gagal dan semua tabungannya ludes.
Lalu, ia dibawa ke ahli psikolog.

Dengan mulut komat-kamit, ia berkata, "Saya telah habis...... saya telah habis.... dan habislah saya........."
Seperti orang yang bengong, kehilangan akal, namun ia masih sempat mengeluh.
"Semua yang saya rintis dari awal, lenyap seketika. Uang bermiliar-miliar yang saya kumpulkan menguap bagaikan gas. Tidak ada artinya hidup ini lagi ..... saya benar-benar sudah habis ...benar-benar habis.... dan habislah saya."

Setelah itu, ia tertunduk lesu. Air matanya seakan-akan tak tertahankan dan mulai membasahi kedua pipinya. Dari raut mukanya terlihat kesedihan yang amat mendalam.

Lalu dengan tenang, sang psikolog yang dari tadi sengaja memberikan kesempatan kepada pria itu untuk mengeluarkan segala unek-uneknya, lalu bertanya, "Apakah kamu masih bisa melihat?"

"Bisa."
"Apakah tangan dan kaki kamu masih bisa digerakkan?"
"Bisa."
"Apakah otak kamu masih bisa berpikir?"
"Bisa."
"Kalau begitu, kamu belum habis, masih tersisa begitu banyak aset-aset produktif."

Lalu ia bertanya kepada pemuda yang mulai menyadari kekeliruannya itu, "Ketika kamu dilahirkan, apakah sudah mempunyai uang?"
"Tidak"
"Apakah kamu akan membawa uang ini ke liang kubur?"
"Tidak"
"Jadi tidak ada yang habis......", lanjut Psikolog tersebut menyakinkan.

Oleh sebab itu jangalah terlalu bersedih bila gagal atau kehilangan jabatan, posisi, uang atau harta benda.Berjuang kembali dengan semangat dan keyakinan seperti dulu!
"Kesuksesan pasti bisa diraih kembali"

Salam sukses untuk Anda
Kang Leman

Tidak ada komentar: